Ketika Mari baru saja tiba di Tokyo, ia didekati oleh Hibino, yang sedang mengambil foto penjemputan, dan keduanya pun mulai menjalin hubungan. Saat itu, Mari adalah gadis yang lugu dan polos. Beberapa tahun kemudian, Mari menarik pelanggan dengan pakaian bodycon yang mencolok. Dia dipaksa menjual barang-barangnya untuk melunasi utangnya kepada pacarnya, Taka.